Brainstorming : Pilihan

Hidup ini lucu, kita dipertemukan oleh banyak orang, dihadapkan dengan berbagai hal. Setelah itu, kita diberikan gambaran - gambaran masa depan.  Akhirnya kita diminta untuk memilih.
Pilihan. Sesuatu yang nantinya akan dipilih oleh seseorang. Memilih makan bersama teman di luar, itu pilihan. Memilih makan bersama keluarga di rumah, itu juga pilihan. Lebih suka durian daripada apel, itu pilihan. Suka memakai sneakers daripada flat shoes, itu juga pilihan. Memilih makan pakai tangan kosong atau makan dengan sendok, itu juga pilihan.
Memilih untuk tidak memilih, itu juga pilihan, Pilihan yang datangnya dari tempat lain. Karena biasanya jalan bercabang itu ga cuman dua. Bisa jadi jalan bercabang itu jadi empat, lima, atau tak hingga.
Pilihan. Bukan hanya mengenai dua hal saja. Misalnya mau masuk kuliah. Kita udah suka sama satu prodi. Dan ternyata prodi tersebut ga cuman ada di dua universitas aja.Nah, disitu kita punya banyak pilihan buat milih mau masuk di univ mana dengan prodi yang kita impikan. Atau sebaliknya, kita mau masuk univ A yang udah jadi mimpi dari embrio misalnya. Nah, di univ A ini punya banyak banget pilihan prodi yang diinginkan.
Pilihan. Sesuatu yang nantinya dipilih oleh seseorang tentunya punya dua sisi mata uang yang berbeda. Bisa saja pilihan yang dipilih si A sudah benar dan paling benar. Tetapi, belum tentu benar menurut si B bisa saja justru pilihan si A paling salah menurutnya. Setiap orang memiliki prinsip hidup masing - masing yang dipilih berdasarkan memilih pilihan tentunya. Bisa saja mulanya prinsip hidup si A berbeda dengan prinsip hidup si B. Sehingga pilihan yang mereka pilih tadi mengalami pro dan kontra diantara mereka berdua.
Permisalan lain  saat pemilihan seorang pemimpin. Baik itu pemimpin dalam sebuah negara, dalam sebuah propinsi, dalam sebuah kabupaten, atau dalam sebuah organisasi pemuda. Pilihan yang akan dipilih tentunya semakin beragam. Tentunya, ada beberapa yang memiliki prinsip sama dengan orang - orang yang akan memilih. Lain halnya, bagi orang - orang yang merasa tidak ada satu pun calon yang memiliki prinsip sama atau paling tidak mendekati yang mereka miliki, itu pilihan mereka. Pilihan mereka untuk golput (mungkin). Bukan. Tulisan ini bukan menghalalkan golput. Mungkin bagi sebagian orang yang memilih untuk golput adalah suatu pilihan yang terbaik. Hal ini kembali lagi, bisa saja mereka merasa bahwa prinsip para calon tidak ada yang sesuai dengan mereka. Atau bisa saja mereka merasa "mau pilih siapapun tampaknya tak ada yang berubah bagi mereka".

Comments

Post a Comment